Uncategorized

Xavi Kaget Barcelona Bisa Bantai Real Madrid

Xavi Kaget Barcelona Bisa Bantai Real Madrid

Xavi Kaget Barcelona Bisa Bantai Real MadridKemenangan telak Barcelona atas Real Madrid di Santiago Bernabeu, Senin dini hari WIB (21/3/2022), benar-benar mengejutkan. Barcelona berhasil menggurui Madrid di Bernabeu hingga menang dengan skor 4-0.

Pelatih Madrid, Xavi Hernandez, awalnya memprediksi laga akan berlangsung sulit buat Barcelona. Dia merasa kalau Madrid akan tampil agresif.

Namun, pada akhirnya Barcelona berhasil membantai Los Blancos, menceploskan gol demi gol dengan begitu mudahnya.

“Kami bekerja keras buat mendulang hasil ini. Tapi, kami tak menyangka bisa sangat superior di kandang mereka. Kami sebenarnya memprediksi laga akan ketat. Saya senang dengan hasil ini,” kata Xavi di lansir Marca.

1. Memori manis yang terulang

Xavi Kaget Barcelona Bisa Bantai Real MadridKemenangan terbesar Barcelona atas Madrid di Bernabeu sebenarnya terjadi pada 2009 silam. Kala itu, Barcelona masih di tangani oleh Pep Guardiola dan menang dengan skor 6-2.

Hasil ini, di rasa cukup mirip. Barcelona pun juga di sebut-sebut mulai bangkit dan kembali ke DNA aslinya.

“Bisa di bandingkan. Sebab, kami begitu superior, dalam urusan gol dan permainan. Kami pulang dengan senyum lebar,” kata Xavi.

2. Fokusnya sekarang ke Sevilla

Xavi Kaget Barcelona Bisa Bantai Real MadridKemenangan ini begitu penting buat Barcelona. Bukan tak mungkin, Barcelona menyodok Sevilla yang ada di posisi dua sekarang.

Sebab, jarak mereka kini tak terlalu jauh. Xavi pun sepakat, saat ini fokus Barcelona sudah beralih ke Sevilla. Jarak tiga poin, menurut Xavi, masih bisa di lewati.

“Ini bukan perkara trofi, kami masih harus bekerja dan membumi. Kami akan merayakannya, beristirahat, berpikir soal Sevilla. Masih tiga poin lagi,” ujar Xavi.

3. Harus waspada

Xavi Kaget Barcelona Bisa Bantai Real MadridKemenangan telak atas Madrid, membuat Barcelona di sebut-sebut sebagai tanda kalau musim depan situasi akan berbeda. Barcelona di perkirakan akan bangkit dan kembali menjadi salah satu kandaidat juara.

Namun, Xavi tak sepakat. Pria 42 tahun tersebut menilai masih ada banyak pekerjaan yang harus di selesaikan demi bersaing buat trofi.

“Kami belum meraih apa-apa. Kami harus terus bekerja. Saya tak berpikir ini bisa membuat kami cukup untuk memenangkan LaLiga. Tapi, memang menjadi awal baru yang bagus,” kata Xavi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *